Suzuki Nex F1 Lebih Irit BBM

943 views

nex

Memang tidak bisa dipungkiri saat ini kendaraan apapun tampaknya memerlukan teknologi baru yang mampu menjadikan emisi dan efisiensi menjadi lebih baik. Dengan kata lain teknologi injeksi yang saat ini semakin marak digunakan pada sepeda motor kapasitas mesin kecil. Teknologi injeksi pada sepeda motor awalnya hanya dipergunakan pada kelas moge sport yang memiliki kapasitas mesin besar. Tapi penggunaan teknologi ini saat ini juga dikembangkan pada motor kapasitas mesin di bawah 600cc atau bahkan pada skuter dengan kapasitas mesin di bawah 150cc.

Seperti halnya pada varian terbaru Suzuki Nex Fi yang telah melahirkan generasi skuter dengan sederetan teknologi dan penggunaan berbagai sensor canggih layaknya motor seharga ratusan juta. Walau kaya akan teknologi menarik, harga yang dibanderolkan hanya lebih mahal Rp 250 ribu dari versi karburator, sungguh menarik sekali. Suzuki Nex Fi menawarkan kecanggihan dan keunggulan teknologi fuel injection-nya. Kecanggihan dan keunggulan ini bisa dilihat dari banyaknya sensor yang digunakan. Beberapa di antaranya adalah Tip-Over Sensor (TOS), Throttle Position Sensor (TPS), Intake Air Pressure Sensor (IAPS), Intake Air Temperature Sensor (IATS), Crankshaft Position Sensor (CKPS), Engine Temperature Sensor (ETS) dan Oxygen Sensor (O2S). Itu sebabnya teknologi fuel injection pada Nex disebut juga dengan Suzuki Performance (SUPER) Fuel Injection. Teknologi injeksi Suzuki Nex Fi memiliki keunggulan di antaranya meliputi rasio udara dan BBM dapat diprogram menggunakan Engine Control Module (ECM), emisi gas buang lebih rendah, efisiensi BBM menjadi lebih baik dan tarikan lebih responsif dan suara mesin lebih halus. Dalam kondisi mesin dingin, mesin tetap mudah dinyalakan. Selain itu ada Tip-Over Sensor yang akan mematikan sistem fuel injection jika motor miring lebih dari 65 derajat atau terjatuh.

Suzuki Nex Fi menggunakan mesin 4 langkah, 1 silinder berpendingin udara, SOHC 2 valve dan berkapasitas silinder 113 cc. Dari mesin ini juga dikatakan memiliki kompresi mesin 9,4:1 dan memang masih di bawah angka 10:1.

Suzuki bisa mengatakan teknologi injeksi pada Suzuki Nex Fi masih aman mengonsumsi BBM jenis premium dan dibuktikan dengan uji Bandung-Jakarta yang berhasil mencatat angka konsumsi BBM 82.6 Km/liter.

Tetapi besar kemungkinan jarak tempuh tersebut bisa lebih dari angka di atas, apabila menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan kompresi mesinnya yang mencapai 9,4:1.

Karena dengan spesifikasi mesin ini BBM yang harus digunakan adalah jenis Pertamax yang memang diperuntukan mesin yang memiliki kompresi mesin di atas 8:9:1.

Apalagi Suzuki Nex Fi ini hadir dengan berbagai teknologi injeksi yang lengkap dengan berbagai sensor. Jika menggunakan BBM subsidi jenis yang hanya memiliki oktan 88 tentu akan sangat disayangkan sekali dari perawatan dan umur mesin dalam jangka waktu tertentu.

Pasalnya mesin teknologi injeksi akan berusaha lebih keras dalam pembakaran bahan bakar. Tetapi jika menggunakan BBM jenis pertamax yang memiliki nilai oktan 92, pembakaran akan lebih cepat dan sesuai dengan kompresi mesinnya. Alhasil hanya sedikit putaran tuas gas, tenaga yang dihasilkan bisa lebih maksimal dan otomatis bisa lebih irit BBM.

Paling tidak pemahaman dasar akan pentingnya dalam pemilihan bahan bakar yang tepat pada setiap kendaraan baru harus bisa didukung oleh setiap APM kendaraan. Dengan memberikan pengarahan yang tepat pada calon konsumen akan pentingnya hal ini, tentu kita akan membantu dalam penghijauan lingkungan.

Harga Suzuki Nex F1 Rp 12.650.000,- sangat cocok untuk para kita pekerja yang menggunakan kendaraan matic untuk bepergian ke kantor

Tags: #Suzuki Nex F1 Lebih Irit BBM